AKU DAN KOPI: WASPADA

Posted: Mei 2, 2013 in Uncategorized

mantap infonya

Kenzuma's Blog

image

Aku mencandunya, terutama sejak kehamilan anakku yang kedua sekitar tiga tahun yang lalu. Dokter tentu saja melarangku minum kopi, meski cuma secangkir, karena akan meningkatkan detak jantung calon bayiku. Aku bandel, aku butuh aroma harum dan sesapan manis demi melenakan duniaku yang sering haru biru bahkan kelam dengan sekian rutinitas, tuntutan, dan harapan hampa akan sebuah kebahagiaan. Aku butuh ekstase manis untuk membuatnya bingar, meski hanya untuk beberapa saat.

Hingga anak keduaku lahir dengan lancar, aku semakin mencandunya, menghabiskan tiap sachet kenikmatan dalam segelas air panas yang akan membuatku bahagia, kreatif, dan baik hati. Hahaha, perpaduan yang sempurna untuk memanjakan hatiku dari sekian dentuman tak keruan yang menginginkanku sempurna. Sekian celoteh tertulis lahir darinya. Terlahir dari ketukan jari di atas barisan huruf, bersama jantung yang berdetak amburadul dan kaki tangan yang membasah. Mereka tersusun rapi dalam kotak elektronikku, yang membuatku terhubung ke berbagai penjuru dunia.

Semua itu terlalu melenakanku hingga…

Lihat pos aslinya 364 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s